...|||ooooOO0OOoooo|||... Selamat Datang di Webblog Resmi Forum Anak Kabupaten Batang, Semoga Bermanfaat. ...|||ooooOO0OOoooo|||... Dukung Kabupaten Batang menuju Kabupaten Layak Anak.
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan
On Senin, Juli 23, 2018 by Forum Anak Batang (FANTA) in , , ,    No comments
LATAR BELAKANG
Anak adalah harapan masa depan bangsa dan penerus generasi di masa mendatang. Dalam siklus kehidupan manusia, masa anak-anak merupakan fase dimana manusia mengalami tumbuh kembang yang menentukan masa depannya. Anak tidak bisa dipisahkan dari keberlangsungan hidup manusia dan keberlangsungan sebuah bangsa dan negara. Hal ini secara tegas diamanatkan dalam UUD Tahun 1945 Pasal 28 B Ayat (2) bahwa negara menjamin setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi.
Banyak kebijakan, program, dan kegiatan yang telah dibuat dan dilaksanakan di seluruh tingkatan wilayah, namun pemenuhan hak dan perlindungan anak belum optimal. Hal ini antara lain terlihat dari masih banyaknya anak yang tidak memiliki akta kelahiran, informasi yang ada belum ramah anak, mudahnya anak mengakses pornografi, masih terbatasnya wadah partisipasi anak dan suara anak belum mewarnai proses pembangunan. Selanjutnya di bidang kesehatan masih banyak masalah kesehatan anak, di bidang pendidikan belum semua anak mendapatkan pendidikan, terbatasnya ruang kreatifitas anak, masih banyaknya pekerja anak, maraknya kekerasan kepada anak, baik kekerasan di rumah, di jalan, di sekolah dan tempat-tempat umum lainnya, masih banyak anak berkebutuhan khusus yang belum terpenuhi haknya, maraknya anak yang dijadikan sebagai pelaku terorisme, dan pengedar narkoba. Semua ini tentunya akan berdampak pada tumbuh kembang anak dan kehidupan mereka pada saat dewasa.
Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang diperingati setiap tanggal 23 Juli dilaksanakan sebagai upaya menjamin pemenuhan hak anak atas hak hidup, tumbuh, kembang dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Peringatan Hari Anak Nasional belum menjadi tradisi masyarakat di Indonesia dibandingkan dengan peringatan hari besar lainnya. Bahkan banyak anak-anak Indonesia yang tidak mengetahui adanya Hari Anak Nasional.
Hari Anak Nasional merupakan hari yang sepenuhnya menjadi milik anak Indonesia, sehingga setiap anak Indonesia memiliki kesempatan seluas luasnya untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri dalam berbagai kegiatan yang positif. Hari Anak Nasional merupakan momentum yang penting untuk menggugah keramahan dan kepedulian terhadap anak agar anak menjadi pewaris bangsa yang berkualitas.

TEMA KEGIATAN
“Anak Indonesia, anak GENIUS (Gesit, Empati, beraNI, Unggul, Sehat)”

TUJUAN KEGIATAN
Kegiatan ini bertujuan untuk :
1.    Sarana bagi anak di Kabupaten Batang untuk meningkatkan partisipasi dan menyalurkan aspirasi anak pada proses pembangunan di Kabupaten Batang
2.    Membangun kreatifitas, kecerdasan, kepekaan dan kecintaan anak terhadap daerah dan lingkungannya sendiri dan mengidentifikasikan kondisi sosial budaya dan isu yang terkait dengan hak anak
3.    Memperkenalkan Forum Anak  Kabupaten Batang (FANTA) yang merupakan wadah partisipasi anak di Kabupaten Batang

A.    LOMBA FOTOGRAFI
Syarat dan Ketentuan Lomba Fotografi
1.    Kegiatan ini terbuka untuk seluruh anak- anak yang berdomisili di Kabupaten Batang yang belum berusia 18 tahun pada tanggal 23 Juli 2018.
2.    Peserta tidak dipungut biaya
3.    Panitia berhak menggunakan foto-foto pemenang untuk kegiatan promosi, publikasi dan keperluan lainnya tanpa memberikan kompensasi apapun kepada pemenang tersebut dengan hak cipta foto tetap dipegang oleh pemilik foto.
4.    Foto pemenang harus bebas dari paten, hak cipta atau ikatan hak lainnya, dan jika foto tersebut terikat pada suatu hak cipta atau hak lainnya, maka pemenang menjamin dan memastikan panitia bebas dari segala tuntutan apapun dari pihak mana pun dan segala bentuk kewajiban yang timbul akan menjadi tanggungan pemenang
5.    Setiap peserta maksimal dapat mengirimkan dua karya foto
6.    Peserta dapat menggunakan kamera jenis apapun (handphone, DSLR, Mirrorless, dll)
7.    Hasil foto boleh diedit sederhana (cropping, burning, eksposur, warna) sederhana dengan tujuan membuat foto menjadi normal.
8.    Foto yang dikirimkan (unggah) maximal 800 piksel x 600 piksel atau kurang dari 3 MB, dengan format jpeg
9.    Foto merupakan karya perseorangan dan original/ tidak plagiarisme
10.    Foto yang dilombakan merupakan karya yang belum pernah memenangkan perlombaan lainnya
11.    Bagi peserta yang melanggar syarat dan ketentuan akan didiskualifikasi
12.    Dengan melakukan pendaftaran di kegiatan ini, peserta menyatakan telah membaca, mengerti dan setuju dengan segala peraturan beserta syarat dan ketentuan lomba fotografi yang diselenggarakan oleh FANTA.
13.    Keputusan dewan juri adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat

Persyaratan Pengiriman Foto
a.     Peserta wajib mengirimkan e-mail ke fanta.forumanakbatang@gmail.com berisi:
•    Nama Lengkap
•    Tempat Tanggal Lahir
•    Sekolah
•    Alamat
•    ID akun media sosial
b.    Peserta wajib mempublikasikan foto yang dilombakan di Instagram atau facebook dengan hashtag #forumanakbatang, #batanglayakanak, dan #harianak
c.    Foto diterima paling lambat tanggal 6 Agustus 2018 Pukul 23.59
d.    Foto yang tidak sesuai ketentuan dianggap gugur
e.    Selanjutnya foto yang masuk akan diseleksi dan ditetapkan menjadi nominasi 10 besar

B.    LOMBA MENULIS SURAT UNTUK BUPATI
Kriteria & Ketentuan Lomba
1.    Kegiatan ini terbuka untuk seluruh anak- anak yang berdomisili di Kabupaten Batang yang belum berusia 18 tahun pada tanggal 23 Juli 2018 dibuktikan dengan fotokopi Akta Kelahiran
2.    Peserta tidak dipungut biaya
3.    Naskah surat harus merupakan hasil karya asli penulis sendiri. Panitia berhak menggugurkan pemenang jika di kemudian hari tulisan terbukti bukan karya asli.
4.    Naskah surat berisi sekitar 300 – 800 kata.
5.    Naskah surat ditulis tangan yang rapi dan dapat terbaca.
6.    Naskah ditulis menggunakan kertas folio bergaris dengan batas kiri 4 cm dan bawah 3 cm.
7.    Naskah surat dapat berupa saran, masukan, gagasan, kritikan atau aspirasi sebagai bentuk partisipasi anak untuk memajukan Kabupaten Batang.
8.    Naskah surat dapat terkait semua bidang pembangunan, antara lain perlindungan anak dan perempuan, pendidikan, insfrastruktur, sosial budaya, lingkungan dan lain sebagainya.
9.    Naskah surat  belum pernah diikutsertakan dalam lomba apapun, belum pernah dipublikasikan di media cetak maupun online, tidak sedang disertakan dalam lomba lainnya.
10.    Pengiriman naskah surat disertai identitas diri atau biodata.
11.    Naskah surat yang dikirim dibuat rangkap dua dan dimasukan dalam satu amplop yang depannya ditulis “Surat untuk Bupati”
12.    Naskah surat dapat dikirim secara individu atau kolektif ke alamat :
Panitia Lomba Menulis Surat Untuk Bupati Forum Anak Kabupaten Batang
Sekretariat :  Kantor DP3AP2KB Kab. Batang, Jalan Dr Soetomo No 58 Batang
Kontak Panitia :
Neska : 087830815717
Hidayat : 08568065025
13.    Batas akhir pengiriman naskah surat tanggal 6 Agustus 2018
14.    Naskah surat yang sudah dikirim menjadi Hak Panitia
15.    Peserta dengan naskah terbaik akan dihubungi oleh panitia
16.    Keputusan panitia bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
On Rabu, Juli 18, 2018 by Forum Anak Batang (FANTA) in    No comments
On Sabtu, Juli 23, 2016 by Forum Anak Batang (FANTA) in , ,    No comments
Selamat Hari Anak Nasional 2016

On Jumat, Desember 18, 2015 by Forum Anak Kabupaten Batang in , , ,    No comments
Update Informasi "Kongres Anak Batang 2015"
Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Kegiatan Kongres Anak Batang 2015 akan dilaksanakan pada :
Hari        : Selasa – Rabu
Tanggal   : 22 – 23 Desember 2015
Waktu    : Pukul 07.30 – 16.00
Tempat   : Ruang Pertemuan Lantai 1 Kantor BAPPEDA,
               Kompleks Pendopo Kabupaten Batang
Pakaian : Baju Batik dan Bersepatu
Informasi dan Pertanyaan : 082322811524

#Peserta Jalur Umum :

Agus Tri Mulyanto
Alfi Himawati
Amin Prasetyo Aji
Anastya Eka Ardhiani
Ardes Adi Saputra
Badriyo
Daffa Syahrizal Anhar
Danang Febriansyah Dwi Putra
Danang Setyawan
Daniel Sefa Muhammad
Dedi R. Istiawan
Dimas Kurnia Adi Nugroho
Dimas Rivaldi
Dimas Ulumudin
Doni Setiawan
Eka Fitri Marta Belinasari
Eli Sofiani
Fitriyani Mufida
Hani' Navila
Hiqdan Naufal T
Irfan Yunisman
Lailatul Fidyah
Lathifa Candra Maulisa
M. Aldi Wibowo
M. Ardhika Oktavianto
M. Arifqi Saputra
Mafidah Nur Istiqomah
Miftah Hudin
Moh. Arief Lukman H.
Muhamad Khairul Arifin
Muhammad Bahrul Pratama
Muhammad Mughni Ikhsan Mudhib
Nurul Lailiyah
Rengga Febri Rubiyanto
Shokhikhatis Riyadloh
Subechi Fiktriyanto
Sufiyanti Puji Lestari
Tri Mulyani
Turyanti
Wahyu Eka Putra
Windi Kumalasari

3


On Jumat, Desember 04, 2015 by Forum Anak Kabupaten Batang in , , ,    No comments
PENDAHULUAN
Pembangunan di bidang pemenuhan dan perlindungan anak telah menjadi perhatian kita bersama, sebagai upaya untuk membangun kembali pranata sosial yang mampu mendukung terciptanya kondisi lingkungan yang layak bagi anak untuk hidup, tumbuh dan berkembang secara optimal. Dalam upaya pemenuhan hak-hak anak tersebut, terdapat empat pilar hak anak yang harus dipenuhi yaitu hak untuk hidup, hak untuk tumbuh kembang, hak untuk mendapat perlindungan dan hak untuk berpartisipasi. Hak yang disebut terakhir ini seringkali dilupakan karena suara anak justru sering dikesampingkan dalam berbagai upaya bagi terciptanya lingkungan yang layak bagi mereka. Forum Anak kemudian hadir sebagai salah satu solusi bagi upaya pemenuhan hak partisipasi anak, di mana Forum Anak berfungsi sebagai wadah bagi partisipasi anak di berbagai aspek pembangunan yang berdampak kepada anak.

Forum Anak Kabupaten Batang (FANTA) dibentuk dengan visi yang serupa, yaitu untuk menjadikan anak Kabupaten Batang sebagai penerus bangsa yang beriman, bertaqwa, berpendidikan, berprestasi, dan berkualitas. Pada periode kepengurusan tahun 2014-2016, FANTA telah banyak belajar dan melakukan berbagai aktifitas kegiatan yang berkaitan erat dengan pemenuhan hak-hak anak, serta telah berpartisipasi dalam kegiatan regional maupun nasional. Keberadaan Forum Anak menjadi elemen penting bagi terwujudnya negara dan pemerintah yang demokratis,  di mana setiap warga negara termasuk anak memiliki hak yang sama untuk menyatakan pendapatnya. Pemeritah juga bisa memperoleh gambaran permasalahan, kebutuhan dan aspirasi yang murni dari anak itu sendiri, yang sebelumnya lebih sering disuarakan oleh orang dewasa. Bagi anak sendiri, arti penting keberadaan forum anak adalah bahwa anak memiliki ruang untuk menyatakan pendapat, berpartisipasi dalam turut mengambil keputusan yang menyangkut diri anak serta mengembangkan bakat dan ketrampilan serta memperluas jaringan.

Dengan berakhirnya masa periode kepengurusan forum anak, akan dilaksanakan reorganisasi kepengurusan forum anak yang akan dipadukan dengan kegiatan  Kongres Anak Batang Tahun 2015, seperti  yang telah dilaksanakan di tingkat propinsi dan nasional. Pada awal kegiatan akan diisi dengan materi peningkatan kapasitas anak (capacity building), diantaranya mengenai kepemimpinan, penguatan moral, nilai – nilai luhur dan budaya bangsa, kemudian peserta akan mengikuti beberapa sidang yang diharapkan dapat menghasilkan susunan Pengurus FANTA Periode Tahun 2016-2018 dan dokumen deklarasi anak yang nantinya akan dibacakan dan menjadi rekomendasi bagi pemangku kebijakan.

TEMA KEGIATAN
“Kami Anak Batang Menolak Segala Bentuk Kekerasan pada Anak Agar Tercipta Kabupaten Layak Anak”

MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud diselenggarakannya kegiatan Kongres Anak Batang 2015 adalah untuk meningkatkan kapasitas anak di bidang pemenuhan hak anak, terutama dalam berpartisipasi dan berkontribusi positif di semua aspek kehidupan. Sedangkan tujuan kegiatannya adalah :
  1. Memberikan ruang untuk mengapresiasi kapasitas anak dalam berpendapat, mengenali dan menyelesaikan permasalahan, serta mempersiapkan kemampuan anak untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan kebijakan yang terkait dengan anak.
  2. Memformulasikan pokok- pokok pikiran, pendapat dan pandangan anak sebagai bahan masukan bagi pengambilan kebijakan pembangunan di bidang tumbuh kembang, perlindungan dan partisipasi anak
  3. Menggali meningkatkan kemampuan dan karakter positif anak sesuai dengan potensinya
  4. Meningkatkan kualitas sumber daya anak;
  5. Sebagai ajang yang memupuk kebersamaan untuk membangun dan mempererat rasa persahabatan, persaudaraan dan kesetiakawanan.

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
Kegiatan Kongres Anak Batang 2015 akan dilaksanakan pada :
Hari    : Selasa – Rabu
Tanggal : 22 – 23 Desember 2015
Waktu   : Pukul 07.30 – 16.00
Tempat  : Ruang Pertemuan Lantai 1 Kantor BAPPEDA,
               Kompleks Pendopo Kabupaten Batang

METODE
Metode yang digunakan dalam kegiatan Kongres Anak Batang 2015 adalah:
  1. Interaktif dengan ceramah dan sharing pengalaman
  2. Rekreatif dengan berbagai role-play, simulasi dan permainan
  3. Pertisipatif dengan melakukan berbagai diskusi, sumbang saran/curah pendapat, diskusi diselingi ceramah dan Tanya jawab
KRITERIA DAN PENDAFTARAN
  1. Laki- laki atau perempuan berusia 13-16 tahun.
  2. Berdomisili di Kabupaten Batang
  3. Memiliki pengetahuan yang cukup mengenai wilayah tempat tinggalnya.
  4. Peduli terhadap isu-isu anak di Kabupaten Batang.
  5. Berkomitmen untuk membuat perubahan menuju Batang yang lebih baik.
  6. Bersedia mengikuti seluruh rangkaian acara Kongres Anak Batang.
  7. Mengisi formulir pendaftaran di http://bit.ly/FormulirKAB2015 atau diunduh di http://bit.ly/KongresAnak2015
  8. Pengisian/pengembalian formulir tanggal 13 16 Desember 2015 Pukul 23.00
  9. Peserta yang terpilih akan dihubungi oleh Panitia dan diumumkan melalui situs resmi dan media sosial Forum Anak Kabupaten Batang.
  10. Informasi lebuh lanjut bisa menghubungi panitia an.Aulia (082322811524)
On Jumat, November 20, 2015 by Forum Anak Kabupaten Batang in , , , ,    No comments

On Senin, Oktober 10, 2011 by Lukman Hadi Lukito in ,    3 comments
Ayo ikuti lomba photography untuk mengenalkan Kabupaten Batang kepada dunia. Info Lebih lanjut unduh Petunjuk Pelaksanaan dan Petunjuk Teknis di http://www.photobatang.blogspot.com/
On Selasa, Juli 19, 2011 by Anonim in ,    No comments

Meningkatkan Peran Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Karakter Bangsa

LATAR BELAKANG
Kegiatan menulis untuk generasi muda/remaja perlu terus didorong dan didukung agar mereka dapat dengan mudah mengungkapkan ide dan pikiran-pikirannya. Ide atau pikiran yang diungkapkan tersebut dapat berbentuk tulisan fiksi atau nonfiksi. Melalui kegiatan menulis, generasi muda/remaja, paling tidak, secara tidak langsung telah melakukan dan mengembangkan minat, bakat, kemampuan, dan kreativitas yang dimilikinya. Melalui menulis pula, generasi muda/remaja dapat mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat dan positif, sekaligus dapat mengomunikasikan ide dan pikiran-pikirannya kepada lingkungan di sekitarnya.
Berkaitan dengan hal tersebut, salah satu tugas Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Nasional, adalah membina generasi muda/remaja untuk terus melakukan kegiatan menulis, baik fiksi maupun nonfiksi. Dalam rangka Bulan Bahasa dan Sastra Tahun 2011, Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan, mengadakan kegiatan Sayembara Penulisan Cerpen bagi Remaja. Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kepada generasi muda/remaja yang mempunyai minat, bakat, dan kemampuan dalam menulis karya sastra (cerpen). Melalui kegiatan sayembara ini, diharapkan nantinya generasi muda/remaja terpacu untuk menulis, utamanya menulis karya sastra (cerpen), dengan lebih baik dan bermutu sehingga akan lahir dan tumbuh penulis-penulis muda di negeri ini.

TUJUAN
Sayembara ini dilaksanakan dengan tujuan
a) mengembangkan kepekaan generasi muda/remaja terhadap masalah sosial budaya dan kecintaan terhadap alam Indonesia;
b)   mendorong generasi muda/remaja untuk berlatih dan mengasah minat, bakat dan kemampuan, serta kreativitas dalam menulis karya fiksi berupa cerpen;
c)    menumbuhkembangkan sikap positif dan rasa cinta terhadap sastra; dan
d)   menumbuhkembangkan kegiatan menulis di kalangan generasi muda/remaja.

PERSYARATAN
a)      Tema cerpen bebas, tidak mengarah pada pornografi, dan tidak berpotensi menimbulkan konflik yang berkaitan dengan SARA.
b)   Cerpen harus asli (bukan saduran atau terjemahan), belum pernah diterbitkan atau dipublikasikan, dan belum pernah diikutsertakan dalam sayembara apa pun.
c)      Panjang karangan 5–8 halaman kertas kuarto atau A4.
d)      Cerpen ditulis dalam bahasa Indonesia, diketik rapi 1,5 spasi dengan huruf Times New Roman 12 atau Arial 11, dan tidak bolak-balik.
e)      Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu cerpen.
f)       Cerpen yang dikirim kepada Panitia harus dilampiri biodata dan fotokopi KTP/Kartu Pelajar/surat keterangan lain yang menyatakan bahwa peserta masih berusia 13—19 tahun.

 PENILAIAN
a)      Penilaian akan dilakukan secara berjenjang dari tingkat provinsi sampai ke tingkat nasional.
b)      Sepuluh naskah unggulan yang lolos di tingkat provinsi akan dinilai di tingkat nasional untuk menentukan juara nasional.
c)      Penilaian dan penentuan pemenang akan dilakukan oleh tim juri.
d)      Penilaian mencakupi isi, teknik penulisan, bahasa, dan gaya.
e)      Hasil penilaian tim juri tidak dapat diganggu gugat dan tidak diadakan surat-menyurat.
f)       Pemenang cerpen tingkat nasional terdiri atas Pemenang I, II, III, dan Harapan I, II, dan III.

HADIAH
Enam pemenang sayembara akan mendapat piagam penghargaan dan hadiah sebagai berikut
1)      Pemenang I Rp6.000.000,00
2)      PemenangII Rp5.000.000,00
3)      Pemenang III Rp4.000.000,00
4)      Pemenang Harapan I Rp3.000.000,00
5)      Pemenang Harapan II Rp2.500.000,00
6)      Pemenang Harapan III Rp2.000.000,00
Pajak hadiah uang sebesar 15% ditanggung oleh pemenang.

PENGIRIMAN NASKAH
  1. Peserta di luar Jadebotabek dapat mengirimkan naskah cerpen (rangkap tiga) kepada panitia balai/kantor bahasa provinsi masing-masing.
  2. Peserta dari provinsi yang belum mempunyai balai/kantor bahasa mengirimkan karangannya ke balai/kantor bahasa terdekat (Provinsi Sulawesi Barat ke Balai Bahasa Makassar, Provinsi Papua Barat ke Balai Bahasa Jayapura)
  3. Peserta dari wilayah Jadebotabek dapat mengirimkan naskah cerpen langsung ke Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Jakarta (cap pos) atau melalui alamat pos-el sayembaracerpen@yahoo.com paling lambat 6 September 2011.
  4. Panitia Daerah mengirimkan sepuluh cerpen unggulan ke Panitia Pusat di Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa paling lambat 30 September 2011 (cap pos).
  5. Naskah cerpen dikirim kepada panitia sebanyak tiga eksemplar.
  6. Peserta harus menuliskan alamat dengan jelas beserta nomor telepon dan pos-el agar mudah dihubungi. Di sebelah kiri amplop harap dicantumkan Sayembara Penulisan Cerita Pendek bagi Remaja.
  7. Cerpen yang masuk ke Panitia menjadi milik Panitia dan tidak akan dikembalikan.
Narahubung:
1. 08161341439 (Nurweni)
2. 08121050776 (Atikah)
3. 08561111941 (Sartono)


On Selasa, Juli 19, 2011 by Anonim in ,    No comments

(klik untuk memperbesar)
On Kamis, Maret 10, 2011 by Forum Anak Kabupaten Batang in    No comments
Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga (Kemenegpora) Republik Indonesia pada tahun 2011 akan melaksanakan program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN). Kuota untuk Provinsi Jawa Tengah antara lain:
1. Program Kapal Pemuda ASEAN-Jepang/ the Ship for South East Asian Youth Program (SSEAYP) : 1 orang putri
2. Program Pertukaran Pemuda Indonesia-Kanada (PPIK)/ Indonesia-Canada Youth Exchange Program (ICYEP) : 1 orang putri
3. Program Pertukaran Pemuda Indonesia-Malaysia (PPIM)/ Indonesia-Malaysia Youth Exchange Program (IMYEP) : 1 orang putra

Persyaratan Administrasi:
SSEAYP
  1. WNI perempuan, penduduk Jawa Tengah (dengan menyerahkan fotocopy KTP dan Kartu Keluarga dilegalisir)
  2. Usia per 1 Maret 20-30 tahun (dibuktikan dengan fotocopy akte kelahiran)
  3. Belum menikah, dibuktikan dengan surat pernyataan diketahui orang tua.
  4. Pendidikan minimal lulus SMA/ SMK/ MA.
  5. Belum pernah mengikuti program PPAN yang diselenggarakan oleh Kemenegpora (dibuktikan dengan surat pernyataan)
  6. Belum pernah terlibat dalam tindakan kriminal dan dijatuhi hukuman berdasarkan keputusan pengadilan.
  7. Menyerahkan pas foto berwarna 2×3 sebanyak dan 3×4 masing-masing sebanyak 6 lembar, dan 4×6 sebanyak 12 lembar berwarna, dengan latar belakang merah
ICYEP
  1. WNI perempuan, penduduk Jawa Tengah (dengan menyerahkan fotocopy KTP dan Kartu Keluarga dilegalisir)
  2. Usia per 1 Maret 18-23 tahun (dibuktikan dengan fotocopy akte kelahiran)
  3. Belum menikah, dibuktikan dengan surat pernyataan diketahui orang tua.
  4. Pendidikan minimal lulus SMA/ SMK/ MA.
  5. Belum pernah mengikuti program PPAN yang diselenggarakan oleh Kemenegpora (dibuktikan dengan surat pernyataan)
  6. Belum pernah terlibat dalam tindakan kriminal dan dijatuhi hukuman berdasarkan keputusan pengadilan.
  7. Menyerahkan pas foto berwarna 2×3 sebanyak dan 4×6 masing-masing sebanyak 6 lembar berwarna.
IMYEP
  1. WNI laki-laki, penduduk Jawa Tengah (dengan menyerahkan fotocopy KTP dan Kartu Keluarga dilegalisir)
  2. Usia per 1 Maret 23-27 tahun (dibuktikan dengan fotocopy akte kelahiran)
  3. Belum menikah, dibuktikan dengan surat pernyataan diketahui orang tua.
  4. Pendidikan minimal lulus SMA/ SMK/ MA.
  5. Belum pernah mengikuti program PPAN yang diselenggarakan oleh Kemenegpora (dibuktikan dengan surat pernyataan)
  6. Belum pernah terlibat dalam tindakan kriminal dan dijatuhi hukuman berdasarkan keputusan pengadilan.
  7. Menyerahkan pas foto berwarna 2×3 sebanyak dan 4×6 masing-masing sebanyak 6 lembar berwarna.
Kemampuan yang harus dimiliki:
  1. Memiliki kemampuan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris baik lisan maupun tulisan dengan ketentuan minimal skor TOEFL 450/ TOEIC 600/ IELTS 5 (bukti dibawa waktu pendaftaran).
  2. Menguasai salah satu jenis keterampilan bidang seni dan budaya Indonesia.
  3. Memiliki pengetahuan umum yang cukup.
  4. Memiliki keterampilan komputer, internet, website, dan memiliki alamat email.
  5. Memiliki kepribadian yang kuat dan berjiwa nasionalisme Indonesia,

Persyaratan Adminisitrasi Lolos Seleksi Provinsi:
  1. Menyerahkan SKCK dari kepolisian, surat izin orang tua/ wali, surat izin dari instansi bagi yang bekerja, surat izin dari perguruan tinggi bagi yang masih kuliah.
  2. Menyerahkan surat keterangan yang dilengkapi dengan suratmedical check- up dari rumah sakit termasuk kesehatan gigi dan tidak memiliki sakit bawaan yang sewaktu-waktu kambuh.

Tempat dan Waktu Pendaftaran dan Seleksi
Hari dan tanggal : Senin, 28 Maret 2011
Pukul                       : 07.00-09.00 WIB (pendaftaran)
09.00-selesai (seleksi tertulis dan wawancara)
Tempat                   : Aula Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah, Jalan Ki Mangunsarkoro No 12 Semarang, Jawa Tengah  (utara Stadion Diponegoro)

Materi Seleksi:
  1. Pengetahuan umum (politik, sosial, ekonomi, budaya, dan iptek)
  2. Pengetahuan tentang negara tujuan
  3. Bahasa Inggris (lisan maupun tulisan)
  4. Kesenian
  5. Kepemimpinan
  6. Kepribadian
  7. Keterampilan komputer, internet, dan website.

Metode Seleksi:
1. Tes Tertulis.
2. Wawancara.
3. Praktik/ penampilan

Pembiayaan (bila diterima/ lolos seleksi)
1. Biaya ditanggung oleh peserta
  • Biaya pengurusan paspor
  • Biaya perjalanan dari tempat tinggal ke ibukota provinsi
  • Fiskal luar negeri bagi peserta yang tidak memiliki NPWP (Program SSEAYP)
2. Biaya yang ditanggung oleh Pemerintah Provinsi
  • Akomodasi konsumsi selama seleksi di Provinsi
  • Uang saku peserta (bagi yang lolos seleksi Provinsi)
3. Biaya yang ditanggung Kantor Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga
  • Transportasi dari ibukota provinsi ke Jakarta (PP)
  • Biaya fiskal, visa, airport tax, dan tiket ke negara tujuan PP
Lain-Lain:
  1. Bioadata peserta terpilih dari Jawa Tengah harus diterima Kemenegpora RI paling lambat 4 April 2011.
  2. Khusus peserta peserta program SSEAYP yang terpilih di Provinsi harus membuat makalah berbahasa Inggris dengan topik yang telah ditentukan
  3. Bila peserta yang dikirim ke pusat tidak memenuhi persyaratan, maka akan dikembalikan ke daerah dengan biaya transport ditanggung oleh calon peserta.
Notes: Info ini hanya untuk seleksi PPAN wilayah Provinsi Jawa Tengah. Untuk seleksi wilayah provinsi lain dapat ditanyakan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) provinsi masing-masing.

Sumber : http://aerbeaerbe.wordpress.com/2011/03/10/pertukaran-pemuda-antar-negara-ppan-2011provinsi-jawa-tengah/
On Minggu, Januari 23, 2011 by Forum Anak Kabupaten Batang in , ,    No comments
Di negara manapun di dunia ini terdapat masalah anak terlantar. Bahkan di negara yang menurut istilah ekonomi disebut negara maju, tidak lebih kecil masalah anak terlantar yang dihadapinya. Bahkan kemajuan dalam bentuk modernisme yang tidak bersumberkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa sebaliknya dapat menyuburkan egoisme manusia, yang selanjutnya dapat menjadi salah satu sebab terlantarnya anak-anak. Adanya anak-anak terlantar di dalam masyarakat kita merupakan krisis yang harus dihadapi oleh seluruh anggota masyarakat kita.
Sebagai anggota masyarakat Pancasila, kita menyadari bahwa sistem sosial kita didasarkan atas usaha-usaha bersama untuk saling membantu di dalam kehidupan masyarakat kita dan keberhasilannya akan sangat tergantung pada itikad dan kesediaan kita untuk secara bersama-sama mengusahakan agar dunia ini dapat menjadi lebih indah, lebih adil dan lebih damai.
Oleh karenanya SOS Desa Taruna mengambil langkah untuk bekerja sama dengan seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk secara bersama-sama memberikan perhatian dan mengulurkan tangan untuk membantu masalah anak-anak terlantar yang masih banyak terdapat di dalam masyarakat kita.
SOS Desa Taruna Indonesia adalah sebuah Organisasi Sosial dengan bentuk yayasan, bersifat swasta, non politik dan tidak bertujuan mencari keuntungan. Di Indonesia SOS Kinderdorf ini diberi nama SOS Desa Taruna. Dinamakan "Desa" karena merupakan satu kelompok Pengasuhan Anak dengan segala sarananya, sehingga seakan-akan membentuk suatu desa. Pendiri Yayasan SOS Desa Taruna Indonesia adalah Dr. Agus Prawoto (1928 – 2009).
Tujuan dari SOS Desa Taruna khususnya adalah untuk memberikan pertolongan kepada anak-anak yang karena satu dan lain sebab telah terlantar atau diterlantarkan oleh orang tuanya. Pertolongan yang diberikan berupa rumah tinggal, kehangatan kasih sayang ibu, perawatan dan pendidikan, sehingga di kemudian hari mereka akan mampu berdiri sendiri.
Semenjak masih merupakan gagasan untuk didirikannya SOS Desa Taruna di Indonesia, Ibu Tien Soeharto telah memberikan dukungannya dan akhirnya beliau juga menjadi Pelindung Yayasan SOS Desa Taruna Indonesia. Demikian pula Menteri Sosial saat itu, Almarhum Bapak Tambunan, telah menjadi pendorong terlaksananya gagasan pendirian SOS Desa Taruna dan beliau telah menetapkan bahwa Menteri Sosial secara ex Officio juga menjadi Pelindung.
SOS Desa Taruna yang pertama dibangun di Indonesia terletak di Jalan Teropong Bintang Lembang, Bandung, berkat bantuan Bapak Solihin G.P., Gubernur Jawa Barat pada waktu itu. SOS Desa Taruna tersebut dibangun di atas sebidang tanah seluas 5 Ha, yang hak gunanya diperoleh dari Pemerintah Propinsi Jawa Barat. Dewasa ini SOS Lembang dihuni oleh 152 anak asuh.
SOS Desa Taruna yang kedua berada di Cibubur yaitu SOS Desa Taruna Jakarta Karya Bhakti RIA Pembangunan, dan merupakan karya bakti Yayasan RIA Pembangunan bersama dengan SOS Desa Taruna Indonesia. SOS Desa Taruna ini merupakan prakarsa Ibu Tien Soeharto selaku Ketua Umum Yayasan RIA Pembangunan dan selaku Ibu Pelindung SOS Desa Taruna Indonesia. Sebagai pelaksana operasional dalam kerja sama tersebut adalah Ibu dr. H.A. Habibie. SOS Desa Taruna ini dihuni oleh kurang lebih 138 anak asuh. Pada permulaan tahun 1984 Bapak Presiden telah berkenan meresmikan SOS Desa Taruna ini.
SOS Desa Taruna yang ketiga adalah SOS Desa Taruna Semarang. Anak-anak asuhnya kini telah mencapai kurang lebih 148 anak. SOS Desa Taruna yang keempat didirikan di Indonesia terletak di Tabanan, Bali. Saat ini sudah ada 132 anak Hindu yang diasuh di SOS Bali. Saat ini SOS Desa Taruna Indonesia sedang berupaya mengembangkan sayapnya ke Indonesia Bagian Timur, yaitu ke Pulau Flores, pulau yang mendapat musibah tsunami dan gempa bumi tahun 1992. Saat ini telah dibangun 15 unit rumah di dekat kota Maumere dan sudah ditampung 202 anak-anak yatim piatu dan terlantar.
Bencana gempa bumi dan tsunami di Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatra Utara telah menyisakan kesengsaraan yang mendalam bagi anak-anak. Untuk itu SOS Desa Taruna meresponnya dengan memberi bantuan kepada para pengungsi dan anak-anak korban bencana, dengan program rekonstruksi rumah rakyat, sekolah, serta pendirian 3 (tiga) SOS Desa Taruna baru di Banda Aceh, Meulaboh dan Medan.
SOS Desa Taruna Medan diresmikan pada bulan Oktober 2007. Di atas tanah seluas 2,3 hektar di dirikan 15 rumah keluarga, perpustkaan, taman kanak-kanak, ruang komputer, ruang kesenian, klinik, lapangan olah raga, arena bermain dan aula untuk menunjang kegiatan dan pendidikan anak-anak.
Di tanah Serambi Mekkah telah diresmikan pada tahun 2008 dua SOS Desa Taruna, yaitu SOS Desa Taruna Banda Aceh dan SOS Desa Taruna Meulaboh. Sebagian besar anak-anak yang diasuh di kedua SOS Desa Taruna tersebut adalah anak-anak korban tsunami dan korban konflik. SOS Banda Aceh didirikan di atas tanah seluas 2,2 hektar, sedangkan SOS Meulaboh dibangun di atas tanah seluas 1,7 hektar. Di kedua SOS Desa Taruna di Nanggroe Aceh Darussalam itu anak-anak mendapatkan kembali kasih sayang keluarga dan rumah yang nyaman. Di masing-masing SOS Desa Taruna berdiri 15 rumah keluarga, sebuah musholla, perpustakaan, taman kanak-kanak, ruang komputer, ruang kesenian, lapangan olah raga, arena bermain dan juga aula. Suasana Islami sangat terasa di kedua SOS Desa Taruna tersebut, karena semua anak yang dibesarkan di sana beragama Islam.
Dengan meningkatnya waktu, tentu di antara anak-anak asuh tersebut ada yang meningkat menjadi remaja. Untuk itu telah dibangun tempat tinggal yang khusus diperuntukkan bagi remaja putra, semacam Wisma Remaja. Disamping itu disediakan pula gedung dan sarana untuk keterampilan bagi para remaja putra maupun putri, yang terdiri dari sarana keterampilan pengelasan, perkayuan, perbengkelan, peternakan, pertanian, perikanan, menjahit dan tata boga.
Anak-anak yang mulai duduk di bangku sekolah menengah perta­ma sampai dengan sekolah tinggi dianjurkan untuk terjun ke dalam bidang yang berguna bagi pembentukan keterampilan dan kepribadian mereka, sehingga hal tersebut memungkinkan mereka lebih siap menghadapi hidup mandiri secara tepat di kemudian hari.
Atas jasa-jasanya dalam hal memberikan pertolongan bagi anak-anak terlantar, Hermann Gmeiner telah menerima Tanda Kehor­matan dan Bintang Penghargaan lebih dari 100 negara. Bahkan sudah beberapa kali dicalonkan untuk menerima Hadiah Nobel.
Kini Prof. Dr. H. C. Hermann Gmeiner telah tiada, ia telah dipanggil oleh Yang Maha Pengasih pada tanggal 26 April 1986. Memang, Hermann Gmeiner pendiri SOS Kinderdorf dan Bapak SOS Kinderdorf di seluruh dunia telah tiada, tetapi semangat dan jiwanya tetap meresap di dalam sanubari kehidupan SOS Kinderdorf di seluruh dunia.